"Dengan adanya lampu hemat energi, kita bisa turunkan pemakaian listrik. Dengan sedikit pemakaian listrik, pemakaian BBM juga akan menurun. Proyek listrik 10 ribu megawatt masih menjadi kendala buat PLN, kita harapkan masyarakat berhemat," kata Dirut PLN Eddie Widiono, usai rapat elpiji di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (5/2/2008).
Eddie menjelaskan, lampu hemat energi sedang dalam proses pengadaan. "Wapres bilang, pengadaan mengacu pada pengadaan tabung gas. Kita tadi tunjuk langsung PT Pos Indonesia untuk mendistribusikan lampu tersebut," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tahap awal akan diberikan satu juta unit LHE pada minggu ketiga Maret. PLN menargetkan hinggga akhir Oktober 2008 semua proses pemberian lampu bisa selesai.
Dari perkiraan Asosiasi Industri Perlampuan listrik Indonesia (Aperlindo), LHE yang akan dibagikan untuk wilayah Sumatera Barat, Aceh, Riau sebanyak 2,8 juta, Sumatera Utara sebanyak 3,171 juta.
Sedangkan untuk Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bangka Belitung, Batam sebanyak 2,97 juta. Kalimantan selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Tarakan sebanyak 2,560 juta.
Sementara untuk Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, 2,97 juta. Jawa Timur sebanyak 9,465 juta, Jawa Tengah dan Jogja sebanyak 9,105 juta, Jawa Barat 9,63 juta dan Jakarta, Tangerang, Banten sebanyak 5,47 juta. Untuk Bali, NTB, NTT, Papua dan Maluku sebanyak 2,3 juta unit LHE. (ir/qom)











































