Demikian disampaikan oleh Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Depperin Budi Dharmadi, disela-sela acara peresmian pengiriman ekspor perdana Daihatsu Gran Max, Jakarta, Selasa (5/2/2008).
"Semakin meningkatnya volume kapasitas produksi terutama yang dilakukan oleh produsen mobil Astra Grup, yakin pencapaian ini bisa tercapai," ujarnya beralasan.
Jika target itu terealisasi, maka akan melewati pencapaian nilai ekspor mobil nasional tahun 2007 yang mencapai US$ 2,1 miliar, ditopang oleh penjualan ekspor 55.000 unit mobil.
Sementara tahun 2006, nilai ekspor mobil nasional hanya mencapai US$ 1,7 miliar dengan total pencapaian ekspor 30.000 unit.
Ia menambahkan dengan dibukanya pelabuhan mobil pada akhir tahun 2007 lalu diharapkan mampu memperlancar proses ekspor mobil. Hingga kini kapasitas pelabuhan mobil mampu menampung 350.000 unit mobil.
Selain itu, Budi memberikan salut atas prestasi Astra Daihatsu Motor yang telah menorehkan penjualan ekspor pertama ke negara matahari terbit. Mengingat untuk bisa menembus pasar Jepang cukup sulit.
"Selama ini Jepang terkenal memiliki standar mutu yang tinggi untuk produk yang masuk ke negaranya," ucapnya.
Penetrasi pasar ekspor bukan hanya dominasi grup Astra, bahkan sejak tahun lalu Indomobil grup melalui produk Suzuki APV-nya telah melakukan penetrasi pasar di Amerika Latin dan Timur Tengah.
(hen/qom)











































