Festival Teh edisi ke-5 itu dibuka oleh presiden kota kecamatan Crveni Krst, Nis, Dragan Bojkovic dan akan berlangsung selama lima hari, 6-10/2/2008.
Indonesia, melalui KBRI Beograd, menjadi satu-satunya partisipan tunggal di luar negara-negara Eropa Timur dalam festival tahunan di bawah pengawasan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pertanian Serbia itu. Sebanyak 17 peserta lainnya berasal dari Serbia, Macedonia, Slovenia, Bosnia-Herzegovina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dragan Bojkovic pada kesempatan itu mengharapkan agar Indonesia dapat memanfaatkan kemudahan 1% custom fee atas ekspor barang-barang dari Serbia ke Rusia.
Menurut Bojkovic, kegiatan ini dapat ditindaklanjuti secara konkrit berupa ikatan dagang antar pengusaha teh Serbia dan Indonesia, yang selanjutnya diperluas tidak hanya produk teh tetapi juga produk-produk lainnya.
Bojkovic juga menyambut antusias atas rencana 9 KBRI Eropa Tengah dan Timur untuk menyelenggarakan IE-CEE edisi pertama yang akan digelar di Warsawa, Polandia, pada 8-10 Mei 2008 mendatang. Ia siap mengerahkan 40 pengusaha Nis untuk briefing awal seputar IE-CEE.
(es/es)











































