Wisman Belanda ke Indonesia Tertinggi di Eropa

Laporan dari Den Haag

Wisman Belanda ke Indonesia Tertinggi di Eropa

- detikFinance
Senin, 11 Feb 2008 18:26 WIB
Wisman Belanda ke Indonesia Tertinggi di Eropa
Den Haag - Angka tertinggi wisman Eropa yang melancong ke Indonesia masih diduduki wisman Belanda. Dengan strategi dan kebijakan tepat, angka ini masih bisa digenjot lagi.

Demikian disampaikan Korfungsi Infososbud KBRI Den Haag Firdaus Dahlan kepada detikcom hari ini, Senin (11/2/2008).

"Data tahun 2006 menunjukkan jumlah wisman Belanda ke Indonesia tercatat sebesar 110.000 orang dengan perolehan devisa terbesar di antara negara-negara di Eropa," papar Firdaus.

Menurut Firdaus, selain dari sisi jumlah tertinggi, waktu kunjung (length of stay) wisman Belanda juga cukup lama, yakni rata-rata lebih dari 3 pekan.

"Pasar tersebut masih sangat berpotensi untuk dikembangkan di masa datang seiring dengan semakin solidnya hubungan bilateral kedua negara dan kondusifnya kondisi dalam negeri," tambah Firdaus.

Dengan total jumlah peduduk 16,4 juta jiwa (2007) dan pendapatan per kapita rata-rata US$36,937 (2006), angka kunjungan 110.000 orang per tahun jelas masih jauh dari potensi pasar yang tersedia.

Ditambahkan bahwa upaya menaikkan jumlah kunjungan wisatawan Belanda, terutama untuk menyukseskan Visit Indonesia Year 2008 (VIY2008), sangat diperlukan dukungan semua pihak. Tahun 2008 ini, diharapkan wisman dari Belanda meningkat menjadi 160.000 orang.

KBRI Den Haag sendiri, kata Firdaus, sebagai ujung tombak dalam melakukan berbagai kegiatan promosi sejauh ini telah maksimal menyelenggarakan serangkaian kegiatan promosi wisata dan budaya, antara lain berpartisipasi dalam Vakantiebeurs, sebuah travel fairs terbesar di Belanda, 8 – 13 Januari 2007.

Kesempatan tersebut telah diisi dengan pertunjukan seni-budaya, peragaan seni membatik, penyebaran brosur, pemutaran film tentang berbagai daerah wisata di Indonesia.

Upaya itu disusul dengan Grand Launching VIY2008 di Kurhaus Hotel dalam bentuk gala dinner (1/2/2008), yang diikuti para tour operators, travel agents, pers, pengusaha dan Friends of Indonesia.
(es/es)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads