Inflasi Stabil Pasar Mobil Bisa Tumbuh 50%

Inflasi Stabil Pasar Mobil Bisa Tumbuh 50%

- detikFinance
Selasa, 12 Feb 2008 11:24 WIB
Jakarta - Jika inflasi Indonesia terus stabil, penjualan mobil tahun ini diprediksi akan tumbuh signifikan hingga 50%.

Sementara pada tahun 2007 penjualan mobil mencapai 434.449 unit yang naik 36,2% dibanding tahun 2006.

"Kalau inflasinya stabil, sepertinya penjualan tahun ini bisa naik seperti 2006 ke 2007," kata Communication Manager Ford Motor Indonesia Bambang Priyandoyo disela-sela launching Ford Focus Touring Car Championship 2008 di Front Row, Jakarta, Selasa (12/2/2008).
Β 
Menurut Bambang, jika tingkat inflasi Indonesia bisa stabil satu digit seperti dua tahun belakangan, maka penjualan tahun 2008 bisa meningkat sebesar 2007, yaitu sekitar 50 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara penjualan Ford di Indonesia tahun 2007 naik 54 persen dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2006 total penjualan Ford mencapai 4.100 unit, maka di 2007 mencapai 6.309 unit.

Selain itu, Ford juga berniat membuka sekitar 5 sampai 6 dealer tahun ini. Diantaranya berlokasi di Jambi, Palu, dan Jabodetabek seperti Tangerang, Bekasi, dan Bogor atau Depok.

Dealer-dealer tersebut akan melengkapi 27 dealer Ford yang ada saat ini. "Dalam lima tahun belakangan kami punya 27 dealer, dan itu cukup bagus," katanya.

Saat ini perangkat mobil Ford yang dijual di Indonesia semuanya diimpor dari Filipina dan Thailand.

Menurut Bambang, kerjasama AFTA diantara ketiga negara ini menguntungkan karena
pajak impor hanya dikenakan 5 persen.

"Itu membuat harga Ford yang dijual disini kompetitif. Karena kalau tidak ada AFTA
pajaknya bisa sampai 45 persen," katanya.

Meski begitu, Ford belum berencana membuat pabrik di Indonesia. "Kalau pasar kami sudah bagus mungkin bisa, tapi saat ini pasar kami masih segmented," katanya.

President Director Ford Motor Indonesia Will Angove menyatakan penjualan tertinggi
pada 2007 terjadi pada bulan November sebanyak 1.010 unit (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads