Minyak dari Libya untuk Kilang Baru Pertamina-Iran

Minyak dari Libya untuk Kilang Baru Pertamina-Iran

- detikFinance
Rabu, 13 Feb 2008 12:35 WIB
Jakarta - Alasan pemerintah mencari pasokan minyak mentah dari Libya sebanyak 50 ribu barel per hari karena kapasitas produksi kilang yang akan dibangun antara Pertamina dengan National Iranian Oil Company (NOIC) belum penuh.

Libya akan memasok minyak mentah ke Indonesia selama 20 tahun melalui National Oil Corporation (NOC), sebuah BUMN di Libya.

"Saya kira itu positif sekali, kan ada pemikiran Iran mau bikin kilang 300 ribu barel per hari. Tapi mereka hanya mampu memasok 150 ribu barel per hari," jelas Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam acara BUMN Executive Club di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (13/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah sisanya yang 150 ribu dicari dari Libya, silahkan dilanjutkan Pertamina jadi sistemnya business to business. Kilang itu rencananya akan dibangun di Banten tadinya," tambah Purnomo.

Pembangunan kilang ini merupakan hasil kesepakatan kerjasama antara Indonesia dengan Iran yang diwakili oleh National Iranian Oil Company (NOIC) yang merupakan perusahaan minyak ternama di Iran. Kesepakatan ini sendiri telah ditandatangi pada pertengahan tahun 2006.

Kilang ini rencananya memiliki kapasitas sebesar 300 ribu barel per hari dengan pilihan lokasi antara lain di Pantai Utara Jawa. Kilang ini nantinya akan mengolah minyak mentah asal Iran.
(arn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads