Pertamina Tak keberatan Tabung Gas Petronas Masuk RI

Pertamina Tak keberatan Tabung Gas Petronas Masuk RI

- detikFinance
Kamis, 14 Feb 2008 18:29 WIB
Jakarta - PT Pertamina (persero) tidak keberatan dengan peredaran tabung LPG 12 kilogram yang merupakan produk Petronas asal Malaysia. Tabung gas tersebut kini mudah didapatkan di perbatasan Indonesia dengan Malaysia, seperti di pulau KalimantanPertamina menilai beredarnya LPG tersebut tidak menyalahi aturan importasi.

Demikian disampaikan oleh Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Achmad Faisal, di Gedung Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kamis (14/2/2008).

"Biar saja, karena tabung LPG 12 kg milik kita yang beredar disana ternyata kita rugi kok," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faisal menegaskan bahwa untuk tabung LPG 12 kg yang disalurkan Pertamina memang tidak mendapatkan subsidi sehingga harganya jauh dari harga pasar.

"Kalau harga LPG bukan subsidi itu Rp 7500 per kilogram, sedangkan selama ini kita biasa  jual Rp 4.550 per kilogram," katanya.

"Yang penting mereka membayar bea masuk, beda lagi kalau mereka tidak membayar bea masuk itu lain cerita," tambahnya.

Namun ia memperkirakan harga LPG yang dijual oleh Malaysia tidak akan berada di bawah harga pasar.

"Itu kan pasar, selama masyarakat menghendaki itu tidak masalah. Jadi tidak menyalahi aturan, karena untuk tabung yang 12 kg itu kan tidak disubsidi jadi pasar bebas saja," tuturnya.

Faisal mengaku tidak tahu menahu kapan tabung Petronas tersebut beredar di Indonesia.

"Saya tidak tahu sejak kapan, saya juga tahunya dari koran," pungkasnya. (hen/arn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads