Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Slamet Sutomo dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jalan Soetomo, Jakarta, Jumat (15/2/2008).
Untuk triwulan I-2007 pertumbuhan ekonomi direvisi dari 5,99 persen menjadi 6,09 persen, triwulan II direvisi dari 6,17 persen menjadi 6,25 persen dan triwulan III-2007 diubah menjadi 6,34 persen dari sebelumnya 6,29 persen.
"Pasti ada perbaikan data karena kadang-kadang belum lengkap belum meng-coverage 100 persen," ujarnya.
BPS memang kadang merevisi angka pertumbuhan yang sebelumnya, hal ini terjadi karena belum masuknya semua data yang diolah BPS (ddn/qom)











































