Demikian disampaikan oleh Menteri Perindustrian Fahmi Idris disela-sela acara rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Senin (18/2/2008).
"Memang soal disinsentif listrik ini masalahnya mau dibolak-balik bagaimanapun masalahnya akan disitu-situ saja, jadi yang kena semunya, termasuk IKM," ujarnya sambil berseloroh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudahlah kalau masalah listrik itu jalan satu-satunya hanya dengan melakukan percepatan program 10.000 MW, nah itu. Kalau tidak, maka masalahnya akan muter-muter disitu saja," ujarnya.
Ia mencontohkan kondisi kelistrikan dalam negeri saat ini seperti barang yang jumlahnya sedikit tapi diperebutkan oleh orang banyak.
"Barang sedikit kebutuhan banyak, mau dibolak-balik, ya tetap sedikit," serunya.
(hen/qom)











































