Acara yang berlangsung di Hotel Shangrila, Jakarta, Selasa (19//2008) ini dibuka oleh Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Hadir pula Dubes Australia untuk Indonesia, Bill Farmer.
Pemeran yang akan berlangsung selama dua hari itu juga diramaikan oleh seminar yang akan mendiskusikan tentang UU Pertambangan dan desentralisasi termasuk masalah fiskal dan tanah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara ini didukung salah satunya oleh Rio Tinto yang selama ini ingin berinvestasi di Indonesia tapi masih tersandung masalah perpajakan.
Menteri ESDM dalam sambutannya mengharapkan perusahaan Australia bisa berbagi teknologi dan keahlian dengan perusahaan di Indonesia.
"Ekspor pertambangan Australia selama 2006-2007 meningkat 16% menjadi AUD 90,8 miliar. Jumlah total investasi Australia di Indonesia pada 2006 AUD 3,1 miliar. Sedangkan investasi Indonesia di Australia mencapai AUD 487 juta," jelas Purnomo.
(qom/ir)










































