Tambahan Bea Keluar Rp 6 Triliun Berasal dari CPO

Tambahan Bea Keluar Rp 6 Triliun Berasal dari CPO

- detikFinance
Rabu, 20 Feb 2008 17:47 WIB
Jakarta - Penambahan target penerimaan bea keluar sebesar Rp 6 triliun terjadi bukan karena adanya penerapan tambahan bea keluar bagi komoditas tambang.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/2/2008).

"Bea keluar tambah karena harga, khususnya CPO, kan tinggi sekarang. Sekarang kan US$ 1.100 per ton. Jadi kalau kita gak ngapa-ngapain saja sudah dapat banyak duitnya," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya dikabarkan pemerintah akan menerapkan bea keluar bagi 4 komoditas tambang. "Enggak, itu gak  ada dalam APBN kita," ujarnya

Dalam RAPBN Perubahan 2008, target bea keluar atau pungutan ekspor dinaikkan Rp 6 triliun dari Rp 4,065 triliun menjadi Rp 10,811 triliun

Menurut Anggito jika ada peningkatan ekspor sebesar 5 persen maka bisa menyumbang setoran bea keluar sebesar Rp 5-6 triliun dalam setahun.

(ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads