"Perusahaan otomotif harus menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi dan konsumsi, memang perusahaan besar telah melakukan hal ini," kata Menteri Perindustrian Fahmi Idris di acara seminar deindustrilisasi industri di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (20/2/2008).
Menurut Fahmi, bagi produsen yang belum melakukan basis produksi di RI bisa segera melakukannya. Dengan demikian industri lokal bisa mengambil kesempatan ini untuk memasok dari bidang komponen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu juga, Fahmi mendorong kepada industri pendukung otomotif untuk bisa menyuplai kebutuhan industri otomotif. "Krakatau Steel (KS) kita minta untuk melengkapi sarana produksi agar bisa menyuplai komponen body ke pabrik otomotif, " serunya.
Untuk mendorong ini, ia berencana untuk menaikan bea masuk untuk komponen body agar lebih tinggi. Namun Fahmi menegaskan bahwa hal ini harus diimbangi oleh kemampuan KS untuk menambah investasi dan produksinya untuk menyuplai komponen body mobil.
(hen/ir)











































