Skenario down out adalah mekanisme penurunan tegangan. Tegangan yang semula 20 ribu volt menjadi 19.500 volt pada pukul 17.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Mekanisme ini sebagai langkah pertama ketika krisis listrik melanda.
Apabila skenario pertama tidak bisa menyelamatkan krisis listrik maka akan dilakukan skenario kedua yakni dengan meminta industri mengurangi penggunaan listriknya. Nah, apabila keduanya tidak berjalan sesuai harapan maka pemadaman bergilir akan dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak memberikan dampak apapun pada alat elektronik pelanggan," kata Faisal Asyhari, Corporate Speaker PLN Distribusi Jatim saat dihubungi detikcom, Rabu (20/2/2008) sore.
Faisal menjelaskan bahwa penurunan tegangan yang membawa dampak bagi pelanggan jika tegangan diturunkan hingga 18 ribu atau 16 ribu volt. Jumlah pelanggan di Jatim 6.730.000 pelanggan. 95 persen dari jumlah itu adalah pelanggan rumah tangga.
Ia menuturkan bahwa jaringan listrik adalah jaringan yang terkoneksi Jawa-Bali. Sehingga jika salah satu bagian terganggu, seluruh sistem akan terganggu. Jatim memiliki 11 pembangkit yang seluruhnya tidak mengalami gangguan.
Untuk itu masyarakat diminta untuk berhemat listrik pada jam 17.00 WIB hingga 22.00 WIB. "Berhemat untuk membantu mengantisipasi terjadinya pemadaman bergilir," ucapnya.
(stv/ir)











































