Pemerintah Akui Lemah Urus Listrik

Pemerintah Akui Lemah Urus Listrik

- detikFinance
Kamis, 21 Feb 2008 16:35 WIB
Jakarta - Pemerintah mengakui Indonesia kekurangan sumber daya listrik. Permintaan listrik yang terus naik setiap tahun, tidak ditunjang dengan pasokan listrik yang memadai. Oleh karena itu, pemerintah berjanji akan mempercepat pembangunan pembangkit 10.000 megawat (MW) atau crash program.

"Dibandingkan dengan kebutuhan yang berubah dengan cepat maka kemampuan listrik, sumber daya kurang kurang. Kita sadar karena sekian tahun tidak cukup menambah dengan baik sementara demand naik luar biasa," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono usai rapat kabinet terbatas di Gedung Depkeu,jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (21/2/2008).

SBY menambahkan untuk mengatasi masalah itu, program pembangkit listrik 10.000 MW ini diharapkan selesai dalam 1-4 tahun mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SBY meminta PLN dalam menjalankan pembangkitnya tidak boleh hanya memiliki satu jenis bahan bakar saja. Bahan bakar minyak, batubara dan gas harus dikombinasikan.

"Sehingga pembangkit lebih reliabel dan tahan. Kita harus tambah secara nyata," ujarnya.


(ddn/arn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads