"Biasanya sehari omset Rp 350 ribu. Sekarang paling Rp 15O ribu," kata Pedagang Gulai Sapi di kawasan Blok A, Pak sukarno, 32, kepada detikFinance, Kamis (21/2/2008).
Biasanya, harga daging sapi kualitas jelek Rp 25 ribu tetapi sekarang menjadi naik Rp 30 ribu. Terlebih untuk daging tetelan yang biasanya Rp 30 ribu perlahan naik menjadi Rp 64 ribu.
"Akhirnya saya menggunakan daging ayam tapi risikonya pembeli pada lari," tambah pedagang asal Malang ini.
Pedagang gulai yang biasa beli daging di pasar Blok A ini khawatir apabila harga daging tidak segera turun, dapur keluarganya tidak mengepul. Bapak satu anak ini, berharap harga daging kembali normal.
"Saya sudah pesen ke pedagang daging di pasar. Katanya juga habis," tambahnya cemas.
Kenyataan pahit ini tidak hanya dialami Sukarno tetapi juga delapan pedagang gulai yang sama di kawasan Blok A. Belum lagi pedagang bakso, somay, sate dan bakso yang berjualan di seluruh kawasan Blok A, Blok M dan Blok S.
"Nggak tau deh kalau harga masih seperti sekarang. Susah.. , "kata pedagang Soto di Blok M, Iwan, 26 tahun. (asp/qom)











































