Bappenas Optimistis Tak Ada Peningkatan Angka Kemiskinan

Bappenas Optimistis Tak Ada Peningkatan Angka Kemiskinan

- detikFinance
Jumat, 22 Feb 2008 15:23 WIB
Jakarta - Bappenas optimistis angka kemiskinan tidak akan meningkat, walaupun diperkirakan akan terjadi perlambatan konsumsi masyarakat Indonesia tahun 2008.

Demikian disampaikan Direktur Perencanaan Makro Bappenas, Bambang Prijambodo, dalam diskusi dengan wartawan di gedung Bappenas, Jl. Taman Suropati, Jakarta, Jumat (22/2/2008).

"Kita tetap optimis kemiskinan tidak akan meningkat tahun ini, karena walaupun target konsumsi masyarakat telah direvisi, namun kita punya program pengamanan pangan," ujar Prijambodo.

Sebelumnya, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2008 sebesar 6,8%. Untuk mencapai target tersebut, tingkat konsumsi masyarakat harus tumbuh 5,9%.

Namun, beberapa waktu yang lalu pemerintah melakukan revisi target pertumbuhan ekonomi dari 6,8% menjadi 6,4%. Faktor utamanya adalah diperkirakan laju pertumbuhan konsumsi masyarakat tidak akan mencapai 5,9%, melainkan hanya mencapai 5,5-5,6%.

"Ada beberapa alasan yang menyebabkan perlambatan konsumsi, terutama disebabkan income masyarakat yang melambat, sehingga mempengaruhi daya beli," ujar Prijambodo.

Namun, Bappenas menyatakan terjadinya perlambatan konsumsi tersebut tidak akan menyentuh angka kemiskinan. Tahun 2008 ini, pemerintah menargetkan angka kemiskinan sebesar 14-15%.

"Kemiskinan, akan meningkat bila terjadi perubahan dalam kondisi ekonomi yang mencakup semua. Nah, perlambatan konsumsi ini tidak akan mencakup semua, karena kita punya program pengamanan, seperti program raskin. Kan itu yang selalu kita kedepankan, menjaga konsumsi pangan di tingkat masyarakat miskin," ulas Prijambodo.  (dro/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads