Menurut Humas PLN Disjaya Embut Subiyanto, hal ini dilakukan untuk menghindari persepsi yang keliru dimasyarakat mengenai penyebab pemadaman.
"Sehubungan dengan berita-berita tentang kondisi kelistrikan Jawa Bali akhir-akhir ini, maka agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat tentang penyebab pemadaman yang terjadi, rencana pemeliharaan jaringan distribusi yang semula direncanakan Senin (25) sampai Rabu (27) depan ditunda dulu," katanya melalui pesan singkat yang diterima detikfinance, Minggu (24/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, jika nantinya ada pemeliharaan jaringan yang sangat mendesak,Β maka akan dilakukan dengan terbatas. Artinya, pemadaman yang diakibatkan pun bisa diminimalisir.
Sebelumnya PLN memang berencana melakukan pemdaman hingga beberapa hari kedepan. Di antaranya adalah pada Senin (25/2/2008) untuk AJ Gambir pada 09.00-17.00 WIB untuk Jl Gunung Sahari dan sekitarnya yang termasuk wilayah yang dipasok Gardu Induk Ancol.
Lalu pada Selasa (26/2/2008) untuk AJ Gambir pada pukul 09.00-17.00 WIB di Jl Griya Kemayoran, Gunung Sahari XI dan sekitarnya yang dipasok Gardu Induk Ancol. Serta Jl Meruya Ilir, Jl H Lebar dan sekitarnya yang dipasok Gardu Induk Kembangan.
Berdasarkan situs P3B Jawa Bali PLN, status kemampuan pembangkit sistem Jawa Bali pada Senin besok akan menjadi Siaga. Pembangkit yang ada hanya mampu memasok 15.540 MW, sementara beban puncaknya mencapai 15.200 MW. Sehingga cadangan operasi sistem hanya tinggal 340 MW.
Kondisi ini menurun dibanding kondisi hari ini dimana dengan kemampuan pembangkit sebesar 15.235 MW, beban puncaknya hanya 13.850 MW. Sehingga cadangan operas sistemnya mencapai 1.385 MW.
(lih/anw)











































