"Mulai hari ini seluruh armada Boeing 737-200 tidak lagi digunakan, dan untuk armada Boeing sisanya yaitu Boeing 737-400 akan dinonaktifkan akhir tahun 2008 ini," ujar CEO Mandala, Warwick Brady, dalam jumpa pers di kantornya, Jl Tomang Raya, Jakarta, Selasa (26/2/2008).
Pada tahun 2007, Mandala masih menggunakan kombinasi 6 armada Boeing dan 6 Airbus.
"Tahun ini, kita hanya menggunakan 2 Boeing 737-400 dan sekitar 10-14 armada Airbus," ujar Warwick.
Dalam rencana mengganti Boeing dengan Airbus, Mandala sudah memesan 30 unit Airbus hingga 2011 senilai US$ 1,8 miliar.
"Airbus tersebut kita terima bertahap mulai 2007 lalu hingga 2011. Target kita di 2012 akan memiliki 44 unit Airbus," ungkap Warwick.
Warwick menjelaskan bahwa dengan menggunakan Airbus bisa melakukan penghematan biaya.
"Penghematan bahan bakar bisa sampai 30%. Perawatan, jika menggunakan Boeing bisa menghabiskan 2-3 bulan, karena sudah tua sekitar 25 tahun. Dengan Airbus juga bisa meningkatkan kapasitas penumpang. Target kita jumlah penumpang bisa tumbuh 100% per bulannya," papar Warwick. (dro/qom)











































