"Kita akan menjajaki kemungkinan kerjasama di bidang sumber daya listrik atau yang lain. Jerman terutama unggul di batubara," ungkap Menlu Hassan Wirajuda dalam jumpa pers di Ruang Pancasila, Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta, Rabu (27/2/2008).
"Delegasi Jerman datang dengan rombongan pengusaha. Jadi kesempatan ini bisa digunakan untuk melihat keadaan ekonomi Indonesia," imbuh Menlu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerjasama ekonomi bilateral ditandai dengan nilai total perdagangan tahun 2007 sebesar 3,54 miliar dolar AS. Sementara investasi Jerman di Indonesia tercatat 18,5 juta dolar AS.
Dengan jalinan kerjasama ini, Menlu berharap Jerman dan Uni Eropa akan membantu untuk mewujudkan kekuatan ASEAN sebagai sebuah kekuatan ekonomi baru pada tahun 2015 nanti.
"Kita akan belajar banyak dari pengalaman Jerman dan Uni Eropa," ujar dia.
Sementara Menlu Jerman Frank Walter Steinmeier yang berkunjung 26-28 Februari mengatakan, Indonesia sebagai negara terbesar dan penduduk terbanyak di ASEAN merupakan pasar yang potensial untuk pengembangan ekonomi.
(umi/ir)










































