Produsen LHE Lokal Menang Tender Lampu PLN

Produsen LHE Lokal Menang Tender Lampu PLN

- detikFinance
Rabu, 27 Feb 2008 18:20 WIB
Jakarta - PT Citra Mahasurya Industries yang merupakan produsen LHE merek Visikom akhirnya memenangkan tender pengadaan lampu hemat energi (LHE) sebanyak 2,4 juta unit.

Hasil ini merupakan proses seleksi dari hasil prakualifikasi tahap I yang diputuskan pada hari ini. Visikom merupakan salah satu produk LHE dalam negeri yang berada di bawah naungan PT Gunawan Elektrindo.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Perlampuan listrik Indonesia (Aperlindo) John Manoppo saat dihubungi detikFinance, Rabu (27/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jam empat tadi telah diputuskan oleh tim panitia pelelangan LHE PLN. Ini merupakan keputusan yang sangat memuaskan, karena PLN telah menunjukan perhatiannya terhadap produk di dalam negeri," katanya dengan sumringah.

PT Citra Mahasurya Industries telah menyisihkan dua perusahaan lainnya yaitu PT Sentra Sinarindo Elektrik produsen lampu merek Shiyoku dan PT Star Delta Utama Sakti produsen lampu merek Philips
yang sebelumnya berhasil lolos prakualifikasi paket I.

"Sudah seharusnya industri dalam negeri diprioritaskan, sebab setahu saya dua perusahaan yang lainnya itu masih impor," ungkapnya.

Visikom hingga kini memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebesar 32% dengan kapasitas mencapai 30 juta unit LHE per tahun.

Dengan kemenangan ini maka Visikom berhak memasok lampu LHE sebanyak 2,4 juta dari tender paket I, dari 16 paket yang akan digelar oleh PLN hingga Maret 2008 nanti.

"Meskipun sudah menang, Visikom masih punya hak untuk mengikuti paket tender selanjutnya, apalagi kapasitasnya masih cukup besar," ujarnya.

Pemenang tender paket I nantinya akan ditugaskan untuk memenuhi program pemberian LHE gratis untuk wilayah NTB, NTT, Papua, Maluku dan Bali. Dari total 51 juta LHE yang akan dibagikan diseluruh Indonesia pada tahun 2008.

Sebelumnya John sangat keberatan terhadap hasil keputusan prakualifikasi paket I, paket II dan paket III yang dinilainya tidak berpihak pada industri dalam negeri karena memenangkan beberapa perusahaan LHE yang berkategori importir.
(hen/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads