Gandum Melonjak, Harga Terigu Lokal Dipertahankan

Gandum Melonjak, Harga Terigu Lokal Dipertahankan

- detikFinance
Kamis, 28 Feb 2008 10:40 WIB
Jakarta - Produsen lokal akan tetap mempertahankan harga terigu dalam negeri. Walaupun harga bahan baku gandum saat ini telah melonjak mencapai US$ 800 per ton.
 
Hal ini ditegaskan oleh Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) Ratna Sari L saat dihubungi oleh detikFinance, Kamis (28/2/2008).
 
"Hari ini gandum sudah tembus mencapai US$ 800 per ton. Stok harga gandum dengan harga US$ 500 per ton masih cukup hingga dikuartal pertama tahun ini, artinya hingga April harga terigu akan kita usahakan tetap pada harga Januari," papar Ratna.
 
Menurutnya kenaikan gandum yang telah menembus hingga US$ 800 per ton hanyalah bagian dari fluktuasi harga gandum dunia yang belum stabil. Untuk itu ia mengharapkan hal ini tidak berlanjut hingga bulan Maret.
 
"Mudah-mudahan hal ini tidak berlanjut hingga bulan Maret, apalagi harga minyak mentah dunia pun terus masih naik-turun," katanya.
 
Ratna mengatakan harga terigu per Januari lalu di tingkat usaha kecil menengah (UKM) mencapai Rp 7.000 per kilo. Artinya kalau produsen memakai harga patokan gandum pada sekarang ini maka akan terjadi kenaikan yang luar biasa.
 
"Kalau kita pakai patokan harga gandum US$ 800 per ton, maka harga terigu akan mengikuti hingga naik 60%," katanya.
 
Tetapi ia yakin kalau hal ini hanya gejolak harga sementara saja, sehingga para produsen akan tetap mencoba mempertahankan harga. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads