Â
Demikian disampaikan Deputi Direktur Pemasaran Pertamina Hanung Budya disela-sela jumpa pers di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (28/2/2008).
Â
Menurutnya, kenaikan yang cukup signifikan ini dipicu harga minyak mentah yang juga menggila dalam seminggu terakhir.
Â
"Kan harga crude seminggu terakhir tinggi. Sampai di atas US$ 98/barel," katanya.
Â
Perhitungan ini juga sudah termasuk pergerakan nilai dolar AS. Kenaikan harga akan berlaku untuk BBM industri dan BBM keekonomian seperti Pertamax, Pertamax Plus. (lih/ir)











































