Pemerintah Minta Dividen Interim Pertamina 2008
Jumat, 29 Feb 2008 20:03 WIB
Jakarta - Pemerintah akan meminta dividen interim dari Pertamina untuk tahun 2008. Dividen diambil dari windfall profit yang diraih Pertamina karena lonjakan harga minyak.Demikian disampaikan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu usai acara 'Selebriti Beli ORI' di gedung Depkeu, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (29/2/2008)."2008 itu pemerintah mengusulkan interim terhadap selisih harga (minyak) antara US$ 60 dengan US$ 83, selisihnya itu yag kita ambil sebagai interimnya," katanya.Setiap kenaikan harga minyak Indonesia (ICP/Indonesia Crude Price) US$ 1 per barel, Pertamina mendapat tambahan laba bersih Rp 300 miliar. Jadi dengan kenaikan ICP US$ 20 per barel saja, Pertamina sudah mengantongi tambahan laba Rp 6 triliun.Sementara dengan kenyataan sekarang dimana harga minyak mencapai US$ 102 per barel, menurut Anggito pemerintah belum menetapkan asumsi itu."Pemerintah menyiapkan berbagai skenario, bahkan kita pernah perhitungkan harga US$ 100 per barel, tapi kita nggak bisa tetapkan asumsi pada harga satu hari," katanya.
(lih/qom)











































