Harga Minyak Goreng Naik Lagi, Pedagang Resah

Harga Minyak Goreng Naik Lagi, Pedagang Resah

- detikFinance
Senin, 03 Mar 2008 14:42 WIB
Yogyakarta - Sejumlah pedagang minyak goreng di beberapa pasar tradisional di Kota Yogyakarta resah menyusul kenaikan harga minyak goreng curah dan kemasan hingga mencapai Rp 13 ribu/liter.

Berdasarkan pantauan detikFinance di Pasar Sentul Jl Sultan Agung, Pasar Lempuyangan, Pasar Demangan dan Pasar Beringharjo, Senin (3/3/2008) para pedagang mengaku kenaikan harga minyak goreng curah dan kemasan mulai terjadi sejak pertengahan bulan Februari.

Sejak pertengahan bulan Februari kenaikan sudah terjadi lebih dari 2 kali. Puncak kenaikan terjadi pada tanggal 28 Februari hingga 1 Maret 2008.

Harga minyak goreng kemasan ukuran satu liter dijual di pasaran dengan harga bervariasi antara Rp 11.500- Rp 13.000. Minyak goreng curah jenis sawit dari Rp 8.500 naik hingga Rp 10.000/liter. Sedang minyak goreng jenis Barco dari Rp 8.750 naik menjadi Rp 9.500/liter.

"Rata-rata setiap ada kenaikan berkisar antara Rp 500- Rp 1.500/liternya," kata Ny Sumarwanto salah seorang pedagang sembako di Pasar Beringharjo Yogyakarta.

Setiap ada kenaikan harga minyak goreng kata dia, para pedagang sembako di pasar justru resah dan bingung. Sebab dengan adanya kenaikan harga berarti omzetnya akan turun drastis. Pedagang juga kesulitan menjual dagangannya.

"Kami sering dikomplain pelanggan. Semua pedagang dianggap seenaknya menaikkan harga dan sengaja menimbun barang, padahal dari agen sudah naik," keluh dia.

Sementara itu Ny Sri Murniati pedagang di Pasar Demangan menambahkan saat harga minyak goreng kemasan masih dibawah Rp 10 ribu/liter dan minyak goreng curah dijual kurang dar Rp 9 ribu/liter, para pedagang mengaku omzetnya lebih stabil.

Namun ketika minyak goreng terus naik, banyak pedagang dan pelanggan yang mengeluh. Omzet terus menurun setiap harinya dan tidak banyak pelanggan yang berbelanja di pasar. Pelanggan sekarang juga memilih membeli jenis Barco curah yang lebih murah dibanding minyak goreng kemasan.

"Rata-rata setiap ada kenaikan berkisar Rp 500-Rp 2.000/liter. Tapi saat ini sudah beberapa kali naik hingga mencapai Rp 13 ribu. Kalau terus naik, bikin repot semua, padahal kami juga hanya kulakan," kata dia.


(bgs/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads