"Untuk tahap awal ini kita akan keluarkan Rp 82 miliar. Pekan ini mudah-mudahan sudah bisa cair," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, usai rakor di kantor kementerian negara koperasi dan UKM, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (3/3/2008).
Sebelumnya, departemen perdagangan sudah mendapat persetujuan lisan untuk menggelontorkan dana subsidi minyak goreng dari departemen keuangan sehingga tidak harus menunggu persetujuan APBNP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaksanaan subsidi minyak goreng yang selama 6 bulan akan terus dilakukan evaluasi.
Mengenai gejolak harga kelapa sawit mentah atau CPO yang melejit hingga US$ 1.250 per ton, menurut Mari hal itu tidak akan berpengaruh langsung. Karena pemerintah sudah menangggung PPN 10% produk CPO.  Â
"Susah kalau harganya terus bergejolak, dengan subsidi ini diharapkan bisa menekan gejolak harga ini tidak terlalu tinggi," katanya. (ir/qom)











































