BBM Langka di Malang, Harga Premium Tembus Rp 6 Ribu

BBM Langka di Malang, Harga Premium Tembus Rp 6 Ribu

- detikFinance
Senin, 03 Mar 2008 16:35 WIB
Malang - Selama tiga hari terakhir, BBM jenis premium di daerah Malang dan sekitarnya langka. Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tutup karena kehabisan persediaan. Akibatnya, harga premium di tingkat pengecer mencapai Rp 6 ribu per liter.

Dari pengamatan detiksurabaya.com, beberapa SPBU yang ditutup akibat tidak adanya persedian premiun seperti SPBU Jalan Bandung, Jalan Soekarno-Hatta dan SPBU di Tlogomas.

Akibatnya, sejumlah SPBU yang masih buka langsung diserbu masyarakat hingga antrean kendaraan meluber ke pinggir jalan sepanjang 100 meter. Kondisi seperti ini memicu kemacetan panjang seperti yang terjadi di daerah Embong Brantas dan Jl Yulius Usman Sawahan, Malang, Senin (3/3/2008).

Agar pembeli dapat BBM secara merata, petugas SPBU terpaksa membatasi pembelian premiun maksimal 20 liter.

"Masyarakat takut tak kebagian hingga melakukan aksi borong. Seharusnya tidak perlu panik, sebab Pertamina menjamin hari ini pasokan BBM kembali normal," jelas Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (HISWANAMIGAS) Malang, Teungku Rizal Palevi.

Kelangkaan BBM ini, kata Rizal, terjadi akibat menipisnya persediaan BBM di Depo Surabaya sehingga mengganggu distribusi di Jawa Timur.

"Kapal Tanker pengangkut BBM tidak bisa merapat ke Pelabuhan Tanjung Perak Karena cuaca buruk dan gelombang besar," tuturnya.

Sehingga, sejak tanggal 28 Pebruari lalu Depo Pertamina Malang mengurangi pasokan ke 66 SPBU di kota apel hingga 50 persen dari kebutuhan. Rata-rata setiap hari kebutuhan BBM jenis premium mencapai 800 ribu liter dan solar sebanyak 400 ribu liter.

Kelangkaan BBM ini, juga mempengaruhi bisnis para pengusaha SPBU yang rata-rata setiap hari pasokan mencapai 20 ribu hingga 30 ribu liter. Sedangkan, ditingkat pengecer premium dijual hingga Rp 6 ribu. Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari petugas Depo Pertamina Malang.

(bdh/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads