Hotasi Kapok Kerja di BUMN

Hotasi Kapok Kerja di BUMN

- detikFinance
Senin, 03 Mar 2008 17:35 WIB
Jakarta - Hotasi Nababan sudah resmi lengser dari jabatan direktur utama PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) dan digantikan oleh Cucuk Suryosuprojo. Kemana langkah Hotasi setelah berkutat 6 tahun di Merpati ?

Lelaki kelahiran Manila 7 Mei 1965 mengaku punya keinginan berkarir dibidang lain. Tapi yang jelas menurut mantan Presdir PT General Electric (GE) Lokindo dia kemungkinan tidak lagi berkarir di perusahaan pelat merah.

"Moga-moga tidak di BUMN," kata pria lulusan teknik sipil ITB ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maklum saja ketika masuk di Merpati tahun 2002, Hotasi harus berhadapan dengan kondisi perusahaan penerbangan nasional ini yang babak belur dihantam krisis. Hotasi harus berjuang agar perusahaan tetap terbang meski dalam kondisi yang sulit.

Saat ini Merpati pun masih harus menuntaskan proses restrukturisasinya. Hotasi mengaku sudah menyiapkan masa transisi itu kepada pemimpin yang baru.

Berikut petikan wawancara wartawan usai acara serah terima jabatan di kantor BUMN, gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (3/3/2008).

Apakah alasan mundur ini sebagai tanggung jawab karena sulit membenahi Merpati ?
Β 
Ya kalau mengenai tanggungjawab setiap saat kami bertanggungjawab, tapi sekarang ini timing-nya kebetulan bertepatan dengan kesempatan karir saya ke tempat lain

Pengunduran diri ini sudah direncanakan lama?

Ya, keinginan ini sudah beberapa bulan saya sampaikan ke Pak Sofyan Dajlil (Menneg BUMN) tapi secara resmi baru diajukan 20 Februari setelah diberi persetujuan Pak Sofyan.

Saya mau nambahin mas, secara pribadi saya berterimakasih karena Pak Menteri telah membantu saat Merpati sulit. Dengan peralihan ini Pak Cucuk sebagai dirut ya kami siapkan proses transisi secepat mungkin. Jadi saat ini prosesnya sudah sangat baik dan lancar.

Jadi mundur bukan karena menyerah urus Merpati?

Menyerahkan bisa jauh-jauh hari. Tapi kan saya sudah 6 tahun cukup panjang sebagai perjuangan bagi saya dan sudah waktunya mencoba hal yang baru.

Ke depannya Merpati akan bagaimana?

Kita usahakan rencana yang kita buat itu selancar mungkin untuk dilaksanakan, jadi setelah ini dirut yang baru akan konsolidasi ke dalam. Pergantian ini timing-nya tepat karena sudah masuk peak seasons.

Soal pengunduran diri ini apa ada desakan dari pihak luar dan apakah terjadi penolakan dari Pak Sofyan?

Tidak ada desakan dari manapun, memang awalnya terjadi penolakan dari Pak Sofyan.

Kalau mau mundur kenapa waktu diangkat Juli 2007 masih menerima?

Ya waktu itu kan ada perkembangan situasional, mungkin pertimbangannya berbeda dengan yang ada sekarang.

Setelah ini mau kemana?

Yah saya menjajaki beberapa pekerjaan. Salah satunya saya mau bikin buku

Di BUMN lagi?

Moga moga tidak di BUMN lagi. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads