Tarif Insentif-Disinsentif Listrik Diundur ke April

Tarif Insentif-Disinsentif Listrik Diundur ke April

- detikFinance
Selasa, 04 Mar 2008 17:20 WIB
Jakarta - Penerapan program insentif dan disinsentif diundur sampai April 2008. Pengunduran itu untuk memberi waktu PLN melakukan sosialisasi. Potensi penghematan subsidi pun berkurang.
Β 
Demikian disampaikan Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) J Purwono usai mendampingi Menteri ESDM bertemu Pangeran Inggris Andrew di gedung Departemen ESDM, Jakarta, Selasa (4/3/3008).
Β 
"Diundur satu bulan, untuk memberi waktu bagi PLN sosialisasi. Bukan persiapan lagi," katanya.
Β 
Namun ia mengakui, potensi penghematan subsidi yang terjadi akan berkurang. Jika program tersebut berlaku Maret, maka potensi penghematan bisa sampai Rp 18,66 triliun.
Β 
Sementara jika berlaku April, maka potensi penghematan subsidi berkurang Rp 1,8 triliun atau menjadi hanya Rp 16,8 triliun.
Β 
Komisi VII DPR RI sebelumnya meminta pemerintah mengkaji ulang rencanaΒ  tersebut. Dirut PLN Eddie Widiono, direksi PLN sejauh ini belum pernah menandatangani surat keputusan penerapan program tersebut.

"Program ini belum berlaku karena keputusan direksi untuk mengatur seberapaΒ  besar insentif dan disinsetifnya saja belum di tandatangan karena alasanΒ  teknis," katanya usai raker dengan Komisi VII, Jakarta, Senin (3/3/2008) kemarin.

Padahal, berbagai iklan PLN di media cetak dan elektronik sudah mondar-mandir. Direktur Pelayanan Pelanggan PLN Sungguh Aritonang pun sudah seliweran di berbagai media menjelaskan program tersebut sudah berlaku per 1 Maret dan akan ditagihkan pada April 2008.

Namun menurut Eddie, pengumuman itu hanyalah merupakan sosialisasi yang dilakukan PLN.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads