"Silakan tanya saja ke sumbernya, saya tidak ada komentar," ujar Waluyo saat dikonfirmasi detikFinance, Rabu (4/3/2008).
Menurut sumber detikFinance, Waluyo adalah 1 dari 3 direksi baru Pertamina. Dua direktur baru lainnya adalah Direktur Hulu Galaila Karen Agustiawan (sebelumnya staf ahli Dirut Pertamina) dan Direktur Pengolahan Rukmi Hadi Hartini.
Waluyo sebenarnya bukan orang 'asing' di Pertamina. Waluyo merupakan perwakilan KPK di program transformasi Pertamina terutama untuk program 'Pertamina Clean' yang dicanangkan BUMN tersebut 22 Maret 2007 lalu. Waluyo merupakan semacam pembimbing yang menjelaskan soal KKN dan lain-lain.
Program 'Pertamina Clean' merupakan sebuah program untuk tekat Pertamina membersihkan diri melawan korupsi.
Hingga saat ini, belum ada satu pun pejabat baik pemerintah maupun Pertamina yang bersedia dikutip mengenai isu Waluyo menjadi direktur Pertamina.
"Besok saja (informasinya)," ujar Sekretaris Menneg BUMN Said Didu saat dikonfirmasi.
(qom/asy)










































