Eddie Widiono Lengser dari PLN

Eddie Widiono Lengser dari PLN

- detikFinance
Rabu, 05 Mar 2008 14:57 WIB
Eddie Widiono Lengser dari PLN
Jakarta - Eddie Widiono dipastikan lengser dari posisinya sebagai Dirut PLN. Masa jabatan Eddie yang digenggam sejak Februari 2001 sudah habis. Kementerian Negara BUMN kini sudah menyiapkan penggantinya.

Menurut Menneg BUMN Sofyan Djalil, Direktur PLN lain yang juga dipastikan akan diganti adalah Direktur Keuangan Parno Isworo. Namun Sofyan belum bisa memastikan apakah seluruh direksi PLN akan diganti.

"Kelihatannya bisa semua, tapi bisa juga 1-2 orang lama tetap untuk continuing. Tapi Dirut tidak bisa lagi karena masa jabatannya sudah habis. Begitu juga pak Parno Isworo (Direktur Keuangan). Yang pasti di tingkatan saya prosesnya sudah selesai," ujar Sofyan sebelum pelantikan direksi Pertamina dikantornya, Jakarta, Rabu (5/3/2008).

Menurut Sofyan, terkait pemilihan direksi baru PLN, pihaknya sudah mewawancarai 25 orang. Dan saat ini prosesnya tinggal menunggu persetujuan dari Tim Penilai Akhir (TPA).

"Sudah ada nama yang terbaik, ada sekitar 7-8 nama sudah dikantong," ujarnya.

Pelantikan direksi baru PLN seharusnya menurut Sofyan dilakukan pada pekan ini. Namun jika tak bisa dilakukan mengingat hari Jumat sudah libur, masa jabatan direksi PLN sekarang akan diperpanjang selama seminggu.

"Ya, kalau tidak bisa besok sore, saya perpanjang lagi yang sekarang kira-kira seminggu. Prosesnya sudah oke yang pasti,"katanya.

Saat ini jajaran Direksi PLN adalah , Eddie Widiono (Dirut), Parno Isworo (Direktur Keuangan), Djuanda Nugraha Ibrahim (Direktur SDM), Herman Darnel (Direktur Transmisi, Distribusi), Fahmi Mochtar (Plt Direktur Pembangkit dan Energi Primer).Menjabat direksi selama sekitar 7 tahun, Eddie Widiono tampaknya telah merasakan manis pahitnya. Pada 2 Mei 2006, Eddie bersama 3 pejabat PLN lainnya ditahan Mabes Polri setelah menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi di PLTG Borang yang merugikan negara Rp 125 miliar.

Dan setelah mendekam selama 120 hari di tahanan, Eddie Widiono pada Agustus 2006 akhirnya dibebaskan.Β 
(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads