Seperti dilansir AFP, Kamis (6/3/2008) melejitnya harga minyak karena pasar khawatir terhadap turunnya pasokan minyak di AS yang merupakan konsumen terbesar dunia.
OPEC juga memutuskan untuk mempertahankan produksinya alias tidak akan menambah produksinya untuk menurunkan harga minyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di London minyak jenis Brent North Sea untuk pengantaran April juga ikut meroket di level US$ 101,64 per barel.
Pasar langsung merespons negatif pengumuman Department of Energy's (DoE) AS mengenai penurunan stok minyak 3,1 juta barel pada pekan lalu. (ir/ir)











































