Dolar AS Melemah, Jumlah Turis ke AS Meroket

Dolar AS Melemah, Jumlah Turis ke AS Meroket

- detikFinance
Selasa, 11 Mar 2008 07:45 WIB
Washington - Pelemahan dolar AS kerap dituding sebagai penyebab membumbungnya harga minyak yang membuat ekonomi AS morat-marit. Tapi ternyata disisi lain pelemahan dolar AS terhadap mata uang utama dunia lain seperti euro dan yen justru memberikan berkah ke sektor pariwisatanya.

Turis mancanegara yang mengunjungi AS di tahun 2007 menembus rekor tertingginya. Jumlah turis mancanegara yang berwisata ke AS tahun 2007 mencapai 56,7 juta pengunjung dengan membelanjakan sebanyak US$ 122,7 miliar. Sektor pariwisata AS didukung 8,5 juta tenaga kerja.

"Ini adalah pemecahan rekor tertinggi untuk industri wisata AS yang bisa menghasilkan surplus perdagangan," kata Commerce Secretary AS, Carlos Gutierrez seperti dilansir dari AFP, Selasa (11/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belanja wisata turis mancanegara tahun 2007 itu, naik mendekati 14% dibanding rekor tahun 2006, atau melonjak 53% dari posisi terendah jumlah wisatawan ke AS yang terjadi pasca teror bom 11 September 2001.

Jumlah wisatawan ke AS tahun 2007 naik 11 persen dibanding 2006 dan memecahkan rekor tertinggi tahun 2000 yang mencapai 51,2 juta wisatawan.

Lebih dari separuh wisatawan yang berkunjung ke AS berasal dari negara tetangga seperti Kanada dan Meksiko, ini terkait dengan kerjasama perdagangan di wilayah Amerika Utara.

Di luar Kanada dan Meksiko, pengunjung yang datang mencapai 23,9 juta atau naik 10% dari tahun 2006. Namun angka ini masih lebih rendah dari pencapaian rekor di tahun 2000.

Asosiasi Industri Biro Perjalanan atau Travel Industry Association di AS, mencatat membanjirnya wisatawan ke AS karena melemahnya nilai mata uang dolar AS, sehingga wisatawan bisa mendapatkan harga lebih murah.

Penikmat wisata di AS tahun 2007 terbanyak adalah, Kanada dengan 17,74 juta wisatawan, Meksiko dengan 15,09 juta wisatawan, Inggris 4,5 juta wisatawan, Jepang 3,53 juta wisatawan, Jerman 1,52 juta wisatawan, Prancis 997.506 wisatawan, Korea Selatan 806.175 wisatawan, Australia 669.536 wisatawan, Brazil 639.431 wisatawan dan Italia 634.152 wisatawan.

(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads