Dalam pandangan Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang menjadi perhatian dunia hanyalah negara-negara yang maju perekononomiannya. Bukan sekedar kaya SDA.
"Negara yang ekonominya majulah yang mendapat perhatian dunia. Bukan negara yang kaya resources-nya, bukan yang besar negaranya," kata Kalla dalam seminar "Mencari Identitas Politik Luar Negeri Indonesia" di Ruang AJB Bumiputera FISIP UI, Depok, Selasa (11/3/2008).
Kalla pun mengajak kepada masyarakat untuk menumbuhkan semangat membangun bangsa dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada.
"Saat ini malah banyak dimanfaatkan negara lain seperti Exxon, Conocco, dan sebagainya," ujarnya.
Kalla mencontohkan beberapa negara yang tidak memiliki sumber daya alam tapi dapat berkembang menjadi negara maju.
"Singapura negara kecil dan tidak memiliki sumber daya alam. China juga, Bahkan ada yang bilang Singapura maju karena negaranya kecil. Tapi ketika China maju dengan penduduknya 1,2 miliar, kita tidak ada alasan lagi," pungkasnya.
(ary/qom)










































