Harga Minyak Dekati US$ 110

Rekor Baru Lagi

Harga Minyak Dekati US$ 110

- detikFinance
Selasa, 11 Mar 2008 19:50 WIB
London - Lonjakan harga minyak mentah dunia semakin tak terkendali. Harga minyak kembali melonjak mendekati level US$ 110 per barel.

Kontrak utama New York untuk minyak jenis light sweet pengiriman April pada awal perdagangan di London, Selasa (11/3/2008) langsung melesat ke level US$ 109,72 per barel.

Kontrak tersebut berarti mengalahkan rekor harga minyak yang sempat dicapai pada Senin kemarin di level US$ 108,21 per barel.

Sementara minyak jenis Brent pengiriman April juga menembus rekor tertinggi di US$ 105,82 per barel, mengalahkan rekor sebelumnya di US$ 104,42 per abrel.

Sementara di pasar Eropa, mata uang tunggal Euro menguat tajam ke level 1,5495 dolar. Pelemahan dolar AS itu membuat spekulasi di pasar komoditas kian merajalela. Harga-harga komoditas menjadi semakin murah dengan pelemahan dolar AS.

"Minyak mentah masih stabil pada hari ini, meneruskan rally harga kemarin dan mencapai rekor tertingginya kembali baik di London maupun New York. Semua masih dipicu oleh permintaan yang kuat dari komoditas yang berdenominasi dolar, dengan minyak terlihat sebagai komoditas yang baik untuk berlindung dari inflasi," ujar analis dari Sucden, Andrey Kryuchenkov seperti dikutip dari AFP.

Dalam beberapa hari dan pekan terakhir, harga minyak mentah dunia terus memecahkan rekor tertinggi. Semua dipicu oleh kekhawatiran terjadinya resesi di AS.

International Energy Agency (IEA) memperingatkan bahwa harga akan terus tinggi. IEA memperkirakan permintaan minyak dunia pada tahun ini akan mencapai 87,5 juta barel per hari.

"Kita sekarang berada di era harga minyak yang tinggi," jelas IEA dalam laporan bulanannya.

(qom/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads