Butuh Rp 18 Triliun untuk Perbaiki Jalan Rusak

Butuh Rp 18 Triliun untuk Perbaiki Jalan Rusak

- detikFinance
Rabu, 12 Mar 2008 13:44 WIB
Jakarta - Jalanan rusak bukan hanya terjadi di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia. Setidaknya, untuk Jalur Pantura saja, butuh dana Rp 18 triliun untuk memperbaiki kerusakan akibat cuaca itu.

Di Jalur Pantura Jawa ditemukan sepanjang 310 km jalan dalam kondisi berlubang.

"Padahal jalur Pantura sepanjang 1.316 km adalah jalan arteri primer yang juga bagian dari Asia Highways," ujar anggota Komisi V Abdullah Azwar Anas dalam jumpa pers di press room DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Azwar lalu memaparkan data, untuk di Jakarta saja, jalan rusak akibat banjir mencapai 82.150 meter persegi, dengan kerusakan meliputi pengelupasan aspal, lubang kecil, hingga lubang besar.

Kerusakan terbesar di Jakarta Barat yang mencapai 20.260 meter persegi dan terkecil di Jakarta Selatan 9.220 meter persegi. Dana yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan tersebut Rp 12 miliar.

Akibatnya, muncul ketidakstabilan APBN. Padahal sebelumnya pemerintah baru saja memotong 15 persen anggaran per departemen dengan asumsi ada cash back Rp 43,8 triliun.

Abdullah memperkirakan, APBN defisit Rp 86 triliun akibat kerusakan jalan itu. Karena itu, Komisi V mendesak pemerintah segera memperbaiki infrastruktur jalan raya untuk menstabilkan kembali APBN.

Belum lagi dengan meningkatnya pungli akibat transportasi yang tersendat.
"Secara umum, jalan yang normal saja tidak rusak, pungli per tahun sampai Rp 18 triliun. Apalagi dengan jalan rusak, pungli semakin meningkat," kata Abdullah.
(aba/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads