"Kemampuan maksimal lifting yang bisa diberikan pemerintah sebesar 916 ribu bph. Itu pun sudah dengan sangat susah payah, karena kenyataannya lifting yang mungkin di kisaran 880-910 ribu bph," ujar Menneg PPN, Paskah Suzetta, usai jumpa pers di Mason Pine Hotel & Resort, Kota Baru Parahyangan, Bandung, Jumat malam (14/3/2008).
Paskah menjelaskan, selama 2 tahun terakhir target lifting minyak selalu di atas 1 juta bph. Namun, realisasinya selalu di bawah 900 ribu bph.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, pemerintah sedang melakukan exercise untuk mempertimbangkan langkah antisipasi asumsi harga minyak di posisi US$ 85 per barel.
Dalam skema tersebut, pemerintah mempersiapkan anggaran subsidi sebesar Rp 208 triliun, naik dari posisi sebelumnya Rp 97 triliun.
Untuk pembiayaannya, pemerintah berencana menaikkan pinjaman program dari luar negeri, menaikkan penerbitan surat utang negara, penghematan anggaran kementerian lembaga, dan menaikkan pajak di beberapa sektor. (dro/ir)











































