Hal tersebut disampaikan Presiden SBY menjawab pertanyaan wartawan sesusai penutupan KTT XI OKI, di Hotel Le Meridien President, Dakar, Senegal, Jumat (14/3/2008) atau pukul 04.00 WIB, Sabtu (15/3/2008).
"Indonesia tidak bisa ikut-ikutan setuju begitu saja. Produksi minyak kita satu juta barel per hari, tapi jumlah penduduknya 200 juta dan subsidi BBM-nya tinggi," kata dia.
Presiden membenarkan bahwa sekitar 70 persen pasokan minyak mentah dunia berasal dari negara-negara anggota OKI. Tetapi ada perbedaan siginifikan antara Indonesia dengan negara-negara OKI penghasil minyak raksasa lainnya.
Negara produsen minyak yang paling menikmati booming harga minyak mentah dunia, adalah negara-negara yang berada di jazirah Arab. Setiap hari negara-negara petro dollar memproduksi sampai empat juta barel perhari, tapi jumlah penduduknya sangat kecil.
Sejauh ini produksi minyak di Tanah Air paling banyak tidak lebih dari sepertiga dari itu. Sedangkan kebutuhan dalam negeri sangat tinggi terkait jumlah penduduknya jauh lebih banyak dibanding negara-negara petro dolar.
"Saya tidak mau terlalu cepat menyetujui (usul Senegal). Kita lebih mengutamakan kepentingan dalam negeri untuk subsidi dan lain-lain. Ini harus jadi pertimbangan kita," sambung presiden.
Namun RI sangat mendukung percepatan pengurangan kemiskinan negara-negara anggota OKI. Maka dari itu diperlukan solusi untuk jembatan kesenjangan ekonomi antara negara produsen besar minyak yang berpenduduk kecil dengan negara pengkonsumsi minyak yang berpenduduk besar.
Sebagai bentuk komitmennya terhadap program yang membutuhkan modal US$ 10 miliar itu, Pemerintah RI sedang menghitung nilai kontribusi yang bisa disampaikan. Demi asas keadilan, besarannya harus ditentukan berdasar income perkapita dan bukan GDP atau pertumbuhan ekonomi negara anggota OKI.
"Dengan booming minyak begini semestinya negara-negara Timur Tengah bisa lebih berkontribusi. Saya tidak setuju bila (besaran kontribusi) diukur dengan GDP, tapi lebih tepat menggunakan income perkapita," ujar SBY.
(lh/ddn)










































