Bhakti Juga Beberkan 'Borok' AdamAir ke Dephub

Bhakti Juga Beberkan 'Borok' AdamAir ke Dephub

- detikFinance
Senin, 17 Mar 2008 19:37 WIB
Jakarta - Setelah jumpa pers direktur PT Adam SkyConnection Airlines (AdamAir), sekitar pukul 19.00 WIB, giliran orang-orang dari anak usaha PT Bhakti Investama Tbk yakni PT Global Transport Service dan PT Bright Star Perkasa (BSP) mendatangi Kantor Dephub.

"Saya ke sini akan menghadap Pak Dirjen Udara. Akan kami sampaikan bahwa tidak betul bahwa klien kami menarik investasi dari AdamAir, karena kami hanya baru berencana untuk menarik saham," kata kuasa hukum GTS Hotman Paris Hutapea di Kantor Dephub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (17/3/2008).

Didampingi Direktur Keuangan AdamAir Gustiono Kustanto, Hotman lalu membeberkan data kebobrokan manajemen AdamAir yang dikomandoi Adam Aditya Suherman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menunjukkan dana Rp 132 miliar dalam neraca keuangan yang tidak pernah ditemui setelah PT Global Transport Service dan PT Bright Star Perkasa masuk membeli 50 persen AdamAir. Kedua perusahaan tersebut terafiliasi dengan PT Bhakti Investama Tbk.

"Rupanya neraca keuangan ini dipakai untuk mendapatkan kredit di BRI sebesar Rp 50 miliar. Jadi yang korban pertama adalah negara. Itu untuk modal kerja. Dapat (Rp 50 miliar), tapi kemana duitnya?" bebernya. (gah/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads