Minyak Goreng Curah akan Dibatasi

Minyak Goreng Curah akan Dibatasi

- detikFinance
Sabtu, 22 Mar 2008 11:11 WIB
Jakarta - Pemerintah akan membatasi penggunaan minyak goreng (migor) curah. Masyarakat akan diarahkan untuk penggunaan minyak goreng kemasan.

"Kita akan coba arahkan minyak goreng yang didorong pengembangannya adalah yang memakai kemasan, tentu tidak langsung, ada tahapannya dalam periode tertentu. Namun tahapannya bagaimana yang masih dibicarakan tetapi memang arahnya ke minyak goreng kemasan," kata Deputi II Menko Perekonomian bidang pertanian dan kelautan Bayu Krisnamurthi, di Jakarta, Jumat (21/3/2008).
 
Bayu mengungkapkan, rencana ini sudah disiapkan sejak lama oleh pemerintah namun masih terbentur beberapa masalah.

"Sebenarnya sudah lama kita inginkan, tetapi kita tetap saja terus bertoleransi, dengan berbagai macam kasus sekarang ini dan dalam konteks upaya pengembangan industri sawit lebih lanjut kita harus lakukan pengemasan," katanya beralasan.
 
Menurutnya, migor curah itu tetap diperlukan oleh industri, dan diperlukan oleh pengusaha kecil untuk pengolahan makanan. Namun untuk yang konsumsi rumaha tangga, lanjut Bayu, pemerintah menilai migor curah bermasalah dengan tingkat higienis dan sanitasinya.
 
"Yang dijual itu di pasar seperti dari drum-drum lalu dikemas dalam kantong plastik diikat oleh karet, disitu yang kita lihat dari aspek higienisnya yang harus ditingkatkan," ujarnya.
 
Ditanya apakah nantinya harganya akan tetap murah, Bayu memastikan bahwa harga migor tersebut akan tetap terjangkau khususnya untuk konsumen rumah tangga.

"Nantinya harus kita buat harganya tidak boleh lebih mahal dari yang curah itu tetapi kemasan dan higienis. Sekarang ini masih tahap dalam pembahasan, tenang aja," pintanya.
 


(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads