Anggota Komite BPH Migas Adi Subagyo menjelaskan, sebagai pulau yang terpisah dari wilayah lainnya, Bali bisa meminimalisir terjadinya rembesan pasokan minyak tanah subsidi dari wilayah lain.
"Agar tidak ada gejolak, kita akan uji coba dulu di suatu tempat seperti Bali. Karena wilayahnya tertutup, jadi bisa menghindari rembesan. Tadinya ada opsi juga Madura, tapi konsumsinya terlalu kecil," jelasnya ketika dihubungi detikFinane, Minggu (23/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan melakukan uji coba di Bali ini, pemerintah bisa melihat bagaimana respons masyarakat terhadap program smart card.
"Kalau berhasil ya go. Kalau tidak, banyak kendala ya lebih baik nanti dulu," katanya.
Melalui smart card, pemerintah juga bisa mengontrol kuota BBM subsidi. Karena setiap kendaraan hanya akan mendapat sejumlah jatah BBM per satuan waktu.
"Bisa per bulan, per dua minggu, per minggu. Tergantung kebutuhan," katanya.
Kalau jatah BBM yang diberikan tidak habis dalam satu bulan, maka sisanya akan hangus. Sementara kalau jatah yang diberikan tidak mencukupi, masyarakat bisa membeli BBM tambahan tapi yang tidak bersubsidi.
"Kalau sisa kan berarti jatah dia berlebih. Jadi hangus dan kita anggap sebagai penghematan," jelas dia. (lih/asy)











































