Harga Minyak Mulai Menyusut

Harga Minyak Mulai Menyusut

- detikFinance
Senin, 24 Mar 2008 09:33 WIB
Jakarta - Setelah mencapai rekor tinggi, harga minyak di perdagangan Asia kembali melunak. Harga minyak mengalami penurunan karena adanya penurunan permintaan akibat kekhawatiran perlambatan ekonomi di AS.

Pada perdagangan Senin 24 Maret pagi ini, harga minyak jenis light sweet untuk pengiriman di bulan Mei turun 1,41 dolar AS menjadi US$ 100,43 per barel. Sementara minyak Brent untuk pengiriman Mei juga turun US$ 1,03 menjadi US$ 99,35 per barel.

"Harga pada level US$ 100 akan menjadi patokan harga, dan harga minyak akan berkisar terus di level US$ 100," ujar Tony Nunan dari Mitsubishi Corp's seperti dikutip AFP, Senin (24/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekhawatiran atas ekonomi AS yang merupakan konsumen terbesar minyak makin menjadi-menjadi setelah negara-negara maju dalam Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) mengurangi prediksi pertumbuhan AS dalam triwulan pertama tahun ini.

Lembaga yang bermarkas di Paris ini memperkirakan ekonomi AS akan tumbuh hanya 0,1 persen pada triwulan pertama tahun ini, turun dari perkiraan semula 0,3 persen. Pada triwulan kedua pertumbuhan ekonomi AS malah diperkirakan 0 persen, dari perkiraan OECD semula 0,4 persen.
(ddn/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads