Minyak Terpeleset di Bawah US$ 100

Minyak Terpeleset di Bawah US$ 100

- detikFinance
Selasa, 25 Mar 2008 09:46 WIB
Jakarta - Harga minyak mentah dunia tergelincir hingga di bawah US$100 per barel. Penurunan harga minyak terjadi menyusul rebound-nya dolar AS dan kekhawatiran pelemahan ekonomi AS yang akan mengurangi permintaan komoditas itu.

Pada awal perdagangan di Singapura, Selasa (25/3/2008), kontrak utama New York untuk minyak jenis light pengiriman Mei turun 89 sen ke level US$ 99,97 per barel. Pada perdagangan kemarin di New York Mercantile Exchange, minyak ditutup pada level US$ 99,97 per barel.

Sementara minyak jenis Brent pengiriman Mei ditutup turun 96 sen ke level US$ 98,90 per barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pulihnya dolar AS secara mudah memberi tekanan penurunan harga minyak," ujar Victor Shum, analis dari Purvin and Gertz seperti dikutip dari AFP.

Dolar AS akhirnya pulih setelah pekan lalu terpuruk ke level terendahnya terutama atas yen dan euro. Penguatan dolar terjadi setelah keluarnya data penjualan rumah AS yang cukup mengejutkan karena menunjukkan perbaikan. Euro diperdagangkan di level 1,5432 dolar.
(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads