Manajemen Merpati menegaskan tidak ada rencana merumahkan karyawannya. Saat ini Merpati memiliki karyawan sekitar 2.656 orang.
"Berita Merpati akan merumahkan 400-500 karyawan itu tidak benar," kata Corporate Secretary Merpati, Purwatmo dalam siaran pers, Selasa (25/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk restrukturisasi SDM, perusahaan telah menawarkan program VCCP (voluntary career change program) yaitu program perubahan karir sukarela yang kemudian dilanjutkan dengan program Golden Handshake (GHS) di tahun 2008.
"Seperti halnya VCCP, GHS juga ditawarkan kepada karyawan tanpa paksaan. Karyawan yang berminat berganti karir dapat mendaftarkan diri dan akan memperoleh kompensasi sesuai dengan masa kerjanya," jelas Purwatmo.
Tujuan VCCP dan GHS menurut Purwatmo, untuk meningkatkan produktifitas melalui perbandingan antara skala bisnis dan jumlah SDM. Diharapkan dengan adanya program ini, Merpati akan semakin berdaya saing tinggi dan siap memenangkan persaingan usaha penerbangan yang makin ketat.
Sejak mundurnya Hotasi Nababan dari jabatan dirut pada 3 Maret 2008, penggantinya Cucuk Suryoprojo melakukan gebrakan dengan program BIDIC yaitu Be always Merpati, Increase Revenue, Decrease Cost, Improve Safety dan Customize Service.
Diharapkan dengan program BIDIC dapat menaikkan tingkat isian penumpang (load factor) dari saat ini 77%, serta penekanan biaya efisiensi yang direncanakan sebesar 20% hingga akhir tahun 2008.
(ir/qom)











































