"Tidak dalam arti demikian, intinya yang paling penting adalah amankan stok beras dalam negeri," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu usai pembukaan Munas VIII Apindo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (26/3/2008). "Maka pemerintah melakukan beberapa langkah dan apakah itu bukan melarang, ya. Tetapi bagaimana me-manage beras apakah itu stock dalam negeri, apakah itu impor-ekspor, itu bagian dari suatu keseluruhan," imbuhnya.
Mari menuturkan pemerintah juga punya kebijakan mengamankan HPP (harga pembelian pemerintah) untuk beras. "Harga pembelian dasar yang harus diamankan dan itu tugas Bulog buat lakukan pengadaan dan Bulog rencanakan tingkatkan pengadaannya," jelas Mari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Mari harga beras di dalam negeri relatif stabil meski harga di luar negeri mengalami peningkatan.
"Tapi kalau dibandingkan harga di luar dan dalam negeri, saat ini harga di dalam negeri sedikit di bawah harga luar negeri. Jadi kita masih memantau apa yang terjadi di luar negeri. Apakah ini sesuatu yang sifatnya sesaat, atau yang lebih fundamental," katanya.
"Yang paling inti lagi adalah kita menjamin pengadaan di dalam negeri dulu. Stok dalam negeri harus aman, dan itu termasuk juga menjaga harga HPP di lapangan. Bulog juga
memang sudah berencana meningkatkan pengadaannya," lanjutnya.
(ir/qom)










































