Subsidi BBM dan Listrik Capai Rp 187,09 Triliun

Subsidi BBM dan Listrik Capai Rp 187,09 Triliun

- detikFinance
Kamis, 27 Mar 2008 06:27 WIB
Jakarta - Subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan listrik dalam RAPBN P 2008 disepakati DPR dan pemerintah sebesar Rp 187,09 triliun.

Komponen terbesar adalah subsidi BBM sebesar Rp126,816 triliun, jumlah ini naik drastis dari besaran subsidi BBM di APBN 2008 yang sebesar Rp 45,807 triliun.

Demikian hasil rapat Panja Asumsi Dasar, Pendapatan, Defisit dan Pembicaraan untuk RAPBN P 2008 yang dilaporkan kepada pemerintah dan BI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu malam (26/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koordinator Panja Harry Azhar Aziz mengatakan Panja sepakat untuk mengantisipasi adanya risiko fiskal sebagai antisipasi tidak efektifnya program smart card BBM, konversi energi dan program penghematan lainnya maka perlu dicadangkan dana Rp 4,1 triliun dalam pos cadangan umum.

"Dalam hal terjadi perubahan terhadap parameter minyak bumi yang mengakibatkan alokasi resiko fiskal Rp 4,1 triliun di atas, maka pemerintah dapat melakukan langkah-langkah pengamanan dan atau kebijakan terkait," tutur Harry.

Dikatakannya besaran subsidi tersebut dengan asumsi tingkat konsumsi BBM bersubsidi sebesar 35,5 juta kiloliter atau lebih rendah dari usulan Komisi VII yang sebesar 37 juta kiloliter.

Sementara itu untuk subsidi listrik disepakati sebesar Rp 60,291 triliun di 2007. "Kesepakatan tersebut lebih kecil dari usulan Komisi VII sebesar Rp 61,007 triliun, selisihnya akan diperhitungkan dalam APBN tahun selanjutnya," katanya.

(dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads