Wakil Kepala BP Migas Abdul Muin menjelaskannya usai sholat Jumat di gedung Patra Jasa, Jakarta, Jumat (28/3/2008).
"Yang 20 hektar, targetnya awal bulan April. Lainnya akhir tahun," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, naiknya harga ini justru dipicu ulah cukong-cukong lahan yang telah menguasai lahan-lahan itu terlebih dulu.
Muin menjelaskan, berbagai pihak kini ikut turun tangan untuk mempercepat pembebasan lahan Cepu. Setidaknya untuk persiapan produksi awal yang sekitar 10.000-20.000 barel per hari.
Bahkan Wapres dan Wakapolri pun akan terjun jika memang dibutuhkan untuk menindak tegas para cukong-cukong lahan itu.
"Semua pihak membantu. Dari Wapres, Perhutani, Kehutanan, Provinsi Jatim juga. Wakapolri jika memang dibutuhkan," katanya.
Ia juga menegaskan, pihaknya sudah mempersiapkan berbagai alternatif untuk tetap mencapai target produksi, yang direncanakan akhir tahun ini.
"Sekarang kita cari alternatif, tapi kita tetap menangani dengan cara yang lama. Semua alternatif kita jalani," jelasnya. (lih/ir)










































