Hal tersebut disampaikan Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (28/3/2008).
"Setiap saat harus segitu jumlahnya, naik boleh dikeluarin kalau turun tambah lagi. Sekarang posisi kita di sekitar itu, dinamik di angka itu, jadi posisi beras cukup aman," tuturnya.
Dikatakan Bayu kondisi harga komoditas dunia saat ini sangat volatile dibandingkan kondisi yang lalu.
"Dalam sejarah komoditi market memang tidak sevolatile yang lain, sekarang juga sudah ada usaha dari banyak negara untuk menstabilkan komoditi market dan ini negara yang besar-besar seperti Cina dan India semua berusaha membuat stok yang dengan stok itu bisa mempengaruhi pasar," tuturnya.
Sementara itu ketika ditanya mengenai kontribusi inflasi dari volatile food, Bayu mengatakan hal itu terjadi di seluruh dunia.
"Mudah-mudahan ke depan akan lebih stabil Insya Allah, makanya tadi saya doanya waktu jumatan khusyu sekali, panen ke depan kan cukup lumayan kayaknya," ujarnya.
(dnl/ddn)










































