Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Kadin MS Hidayat dalam acara rapat koordinasi pangan nasional Kadin Indonesia bertajuk 'Ketahanan pangan untuk kesejahteraan masyarakat', di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (29/3/2008).
"Ketahanan pangan menjadi prioritas, dari hasil rakor ini diharapkan bisa dihasilkan rekomendasi kepada pemerintah," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketahanan pangan menjadi hal yang penting terutama meningkatnya bahar bakar nabati yang memakai bahan komoditi pangan karena BBM tinggi, sehingga komodoti menurun menyebabkan harga mahal," tambahnya.
Untuk itu ia mendorong agar pelaksanaan ketahanan pangan bisa mengacu pada undang-undang tentang pangan, yang dinilainya belum dilaksanakan dengan baik.
Hidayat juga mengharapkan dari acara ini, bisa adanya persamaan persepsi mengenai pentingnya ketahanan pangan dan juga bisa menghasilkan rekomendasi kepada pemerintah termasuk soal pentingnya distrisbusi, subsidi pangan dan peningkatan propduksi.
"Dari forum ini kita bisa mengantisipasi fenomena tersebut termasuk meningkatkan basis produksi untuk jangka menengah dan panjang, jangka pendek untuk bisa memberikan subsidi pangan," katanya.
Selain rakornas pangan, pada hari Senin nanti (31/3/2008) Kadin akan melaksanakan rapimnas yang diikuti perwakilan 33 provinsi yang akan dilaksankan di JCC dan akan dibuka oleh Presiden SBY. (hen/ir)











































