Jalan Rusak Sumbang Pembengkakan Subsidi BBM

Jalan Rusak Sumbang Pembengkakan Subsidi BBM

- detikFinance
Sabtu, 29 Mar 2008 15:25 WIB
Jakarta - Produsen otomotif berharap pemerintah segera memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak. Jalan rusak turut menyumbang pemborosan BBM yang berujung pada penambahan subsidi BBM.

Apalagi pemerintah saat ini sedang berupaya mengatasi gejolak harga minyak dunia. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menilai untuk mengatasi gejolak harga minyak dunia seharusnya tidak hanya menaikan harga BBM industri dan subsidi, namun juga harus memperbaiki infrastruktur jalan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata disela-sela acara rapat koordinasi pangan nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, bertajuk 'Ketahanan pangan untuk kesejahteraan masyarakat', di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (29/3/2008).
Β 
"Pertumbuhan infrastruktur terutama jalan yang hanya mencapai 0,1% per tahun sudah tidak sebanding dengan pertumbuhan penjualan kendaraan otomotif termasuk motor dan mobil yang mencapai 15%-20%," kata Gunadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan demikian menurut Gunadi, pembengkakkan subsidi BBM terjadi bukan hanya karena harga minyak yang tinggi. Namun rusaknya infrastruktur jalan juga turut menyumbang pemborosan BBM yang berujung pada penambahan subsidi BBM.

"Dengan banyaknya jalan rusak saat ini banyak kendaraan mobil atau motor, mengalami mobilitas rendah sehingga memicu kemacetan. Dibutuhkan bahan bakar hingga 3 kali lipat dari kondisi jalan lancar, jadi banyak BBM subsidi yang terbakar percuma begitu saja," tambahnya.

Untuk itu ia sangat mendorong pemerintah agar bisa memperbaiki infrastruktur jalan karena sangat terkait dengan upaya menekan subsidi dan penghematan energi agar tidak terbuang sia-sia. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads