"Saya tidak menutup mata kalau hari ini sebenarnya beras sudah diekspor, tetapi kalau ada kebijakan untuk ekspor dari pemerintah saya kira tidak bijak," kata Bustanul Arifin disela-sela dalam acara rapat koordinasi pangan nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, bertajuk 'Ketahanan pangan untuk kesejahteraan masyarakat', di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (29/3/2008).
Bustanul, memperkirakan peluang stok beras Indonesia akan berkurang pada bulan Juni-Juli, untuk itu saat ini menurutnya kurang tepat untuk lakukan ekspor beras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan kelautan Bayu Krisnamurthi mengatakan untuk jenis beras high quality pemerintah memperbolehkan siapa pun melakukan ekspor beras asalkan ada izin dari Depdag dengan rekomendasi Deptan.
Sedangkan Menkokesra Aburizal Bakrie mengakui bahwa dirinya salah satu orang yang setuju terhadap ekspor beras.
"Saya orang yang setuju dengan adanya ekspor beras, tidak fair kalau petani tidak mendapat keuntungan saat harga beras tinggi," katanya pada acara yang sama.
(hen/ir)











































